Marsekal Hadi Manusia Langka di TNI, yang Kerap 'Lupa Diri' Bakal Jadi Panglima TNI


Presiden Jokowi direncanakan melantik Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.
Sosok Marsekal TNI Hadi termasuk manusia langka di kalangan TNI.
Yang dimaksud langka dalam hal ini adalah jika ditinjau dari jabatan sebelumnya terutama ketika Marsekal Hadi menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau).
Sebagai Kadispenau Marsekal Hadi termasuk Jenderal yang aktif mempublikasikan berita tentang TNI AU di media sosial seperti Facebook, Twiter, Instagram, dan lainnya.
Di lingkungan TNI AU jabatan Kadispenau memang membuat jenderal bintang satu yang sedang menjabat harus melakukan publikasi terhadap berbagai kegiatan TNI AU semaksimal mungkin.

Tapi seorang Kadispenau seperti Marsekal Hadi yang melakukan publikasi secara langsung masih termasuk jarang atau bahkan langka.
Selain itu secara psikologis jabatan Kadispenau oleh para jenderal (marsekal) yang sedang menjabat sering dianggap sebagai “batu loncatan” untuk mendapatkan jabatan lain yang lebih tinggi sehingga jabatan Kadispenau juga cenderung cepat berganti.
Dengan demikian kadang seorang Kadispenau sampai tidak punya waktu untuk membuat gebrakan mengingat masa jabatannya yang terlalu singkat.
Tapi kegemaran Marsekal Hadi yang selalu aktif mempublikasikan berita-berita tentang kegiatan TNI AU di media sosial jelas merupakan gebrakan yang efektif.
Apalagi Marsekal Hadi juga dikenal akrab dengan para wartawan sehingga peran wartawan yang turut “membesarkan” dirinya ke jenjang karier yang lebih tinggi juga cukup besar.
Umumya para pejabat Kadispenau di jabatan berikutya hanya akan sampai pada pangkat jenderal bintang dua (Marsekal Muda) atau bintang tiga (Marsekal Madya) dan belum pernah ada yang sampai bintang empat kecuali Marsekal Hadi.
Maka dari latar belakang sebagai mantan pejabat Kadispenau, Marsekal Hadi sekali lagi merupakan manusia langka karena dialah satu-satu Kadispenau yang bisa menjabat sebagai Kepala Staf TNI AU (Kasau) dan bahkan Panglima TNI.

Dari sisi dan sosok Marsekal Hadi yang sangat merakyat juga termasuk langka.
Pasalnya Marsekal hadi sudah memiliki sikap merakyat sejak lama mirip dengan karakter Presiden Joko Widodo yang ingin selalu dekat rakyat.
Marsekal Hadi bisa cepat cair dalam suasana apapun bahkan ketika sedang merakyat, Marsekal Hadi tampak sekali “lupa” bahwa dirinya seorang jenderal.
Karakter dan sepak terjang Marsekal Hadi yang cepat mencair baik di lingkungan TNI maupun rakyat sipil inilah rupanya yang membuat Marsekal Hadi makin memiliki chemistry dengan Presiden Jokowi.
Presiden Joko Widodo akan melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai panglima TNI,
Kepastian soal pelantikan ini didapatkan dari anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Charles Honoris, yang sudah mendapatkan undangan pelantikan.
Hadi diajukan Jokowi sebagai calon panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan pensiun pada Maret 2018.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara itu sudah melewati uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi I DPR. Ia mendapatkan persetujuan dari semua fraksi di DPR.
Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan pencalonan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai panglima TNI dalam sidang paripurna.
Persetujuan pada sidang paripurna DPR ini merupakan tindak lanjut dari hasil uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Komisi I DPR.
Seusai melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan lebih kurang enam jam, Komisi I menyatakan Hadi lolos proses tersebut.

Komentar

Popular Posts

Astaghfirullah! Pose Aduhai Hanya Berbalut Kain Tembus Pandang, Nikita Mirzani Disebut Begini

Saat Tommy Soeharto & Fadli Zon kompak puja puji film G30S/PKI

Polisi: Ada 2.700 Member Nikahsirri.com, Belum Ditemukan Klien Wanita